Sunday, October 31, 2004

Biarkan Terpotong...

"Aku berharap" Dua kata itu membuat senyumku di ambang. Kutatap mata harap dengan tulus. Mataku kuingin menyampaikan semua yang ada dalam hatiku. "Maafkan aku..Mbak..." rupanya belum juga sampai. "Saya sebenarnya...." Belum selesei aku bicara, sebuah nama memanggilnya di kerumunan.

Aku segera berlalu dan berharap tak ada lagi waktu sempatkan kami bercakap ttg itu. Bagaimana aku bilang bahwa aku sudah memutuskan "tidak"? Aku ingin pinjam kata indah pada rembulan dan juga hujan akan hadir diluar sana.

Dan biarkan terpotong...
Dan biarkan waktu menjawab tanya si Mbak..
Mudahan ini yang terbaik
Amiin


0 Comments:

Post a Comment

<< Home