Bisakah MerinduMU
Baris-baris hujan menyapa di buain senja.
Saat bertatih kubawa berlari segenap rasa,
Entah luka, tawa, ataupun suka
Sedang tiada batas..
Benar! aku bawa beribu mutiara dari semburan mulutku
Hanya untukMu,
Hanya bagiMu,
Duhai yang tak terjamah mata....
Namun kasat dalam jiwa
Engkau kumpulan puisi jingga
Bersama biru, merah pun segala warna..
Sungguh kelu bila kuurai adaMu
Tatkala kuterbaring di rerumputan kering
Bermandi malam beku berisi tangisan durja
Duhai,.. dimanakah sebenarnya kataku berliku
Hingga jarang sekali kurasa
Engkau ada disisiku
Aku bernyanyi diantara ilalang mencariMu
Menghempaskan sepiku
Kukumpulkan tangkai-tangkai teki patah
Sambil mencoba menghitung cintaMu
Ah mengapa harus tak percaya?
Karena Engkau padaku terlupa?
Ah mana bisa..
Aku yang demikian serakah merebut semua kasihMu
lalu setelah aku yakin Engkau kumiliki melengganglah aku
MelupakanMu
bukankah aku yg durjana?
Kini aku datang memanggilMu
Ketika sepi di mimpi-mimpiku
Bila habis senangku
Dan galau hatiku
Kubawa semua luka, pilu, derita dan airmata
padaMU..
Wahai Cinta..
masih bisakah aku merinduMU?
Saat bertatih kubawa berlari segenap rasa,
Entah luka, tawa, ataupun suka
Sedang tiada batas..
Benar! aku bawa beribu mutiara dari semburan mulutku
Hanya untukMu,
Hanya bagiMu,
Duhai yang tak terjamah mata....
Namun kasat dalam jiwa
Engkau kumpulan puisi jingga
Bersama biru, merah pun segala warna..
Sungguh kelu bila kuurai adaMu
Tatkala kuterbaring di rerumputan kering
Bermandi malam beku berisi tangisan durja
Duhai,.. dimanakah sebenarnya kataku berliku
Hingga jarang sekali kurasa
Engkau ada disisiku
Aku bernyanyi diantara ilalang mencariMu
Menghempaskan sepiku
Kukumpulkan tangkai-tangkai teki patah
Sambil mencoba menghitung cintaMu
Ah mengapa harus tak percaya?
Karena Engkau padaku terlupa?
Ah mana bisa..
Aku yang demikian serakah merebut semua kasihMu
lalu setelah aku yakin Engkau kumiliki melengganglah aku
MelupakanMu
bukankah aku yg durjana?
Kini aku datang memanggilMu
Ketika sepi di mimpi-mimpiku
Bila habis senangku
Dan galau hatiku
Kubawa semua luka, pilu, derita dan airmata
padaMU..
Wahai Cinta..
masih bisakah aku merinduMU?

0 Comments:
Post a Comment
<< Home